Mengenal Jenis Tanaman Obat Dari Tumbuhan Hutan

Kawasan hutan Indonesia yang luasnya 120.35 hektar menyimpan kekayaan hayati yang sangat tinggi nilainya. Tanaman obat merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang banyak ditemukan didalam maupu diluar kawasan hutan. Kekayaan jenis tanaman obat yang terdapat dikawasan hutan Indonesia kurang lebih ada 1.260 jenis tanaman, yang 180 jenis diantaranya telah dieksploitasi dalam jumlah besar untuk bahan baku industri obat tradisional. Penyebaran jenis tanaman obat tertinggi berada di hutan tropika dtaran renda, sekitar 772 jenis ( 45,82% ) dari jumlah total tanaman obat. Sedangkan terendah berada dihutan rawa 8 jenis  ( 0,47% )

Jenis-jenis tanaman obat kelompok pohon

a.Kayu manis ( Cinamomum burmanii )

Kayu manis merupakan tanaman pohon dengan tinggi mencapai 54 meter dan diameter 30cm warna batang coklat kuning kehijaua, kulit pohon berwarna abu-abu tua dengan bauyang khas tanaman jenis asli srilangka. Penyebaran tanaman ini meliputi China,Malaya, Sumatera, Jawa. Kayunya digunakan sebagai ramuan obat oleh masyarakat Jawa barat. Kayu manis bermanfaat sebagai peluruh keringat , antirematik, meningkatkan nafsu makan, menghilangkan rasa sakit, nyeri lambung, sakit perut karena dingin, diare, muntah, sariawan,sendi kronis,sakit pinggang,masuk angin,batuk,tekanan darah tinggi, jantung, usus, dan sebagainya.

Kayu manis mengandung minyak atsiri yang mempunyai daya bunuh terhadap mikroorganisme, obat kumur, dan pasta, deterjen, menyegarkan bau sabun,lotion, parfum,cream minyak wangi. Kulitnya sebagai bahan baku industri obat,makanan, kosmetik.

b. Kemanyan ( Styrax benzoin)

Pohon kemenyan tingginya mencapai 18 meter,diameter 35cm,mengandung damar yang berbau harum. Jenis ini dapat tumbuh dihutan teduh dan hutan basah,pada ketinggian 200-1400m dpl. Penyebarannya meliputi Sumatera dan jawa. Getahnya dapat menghasilkan dupa yang harum. Sedangkan akar dan kulit batang untuk insektisida. Kemenyan digunakan untuk setanggi,obat,bahan kosmetika,salep wangi, penolak jamur serta mencegah ketengikan.

c.Pulai ( Alstonia scholaris R.Br )

Pulai merupakan pohon dengan tinggi 30 m. Kulit batang rapuh bergetah putih. Rasanya sangat pahit. Tumbuhliar dihutan primer,sekunder,diladang,bahkan dihutan jati.

Akarnya pahit untk menghilangkan pedih dalam sisi badan dab dada. Getahnya untuk mematikan kuman, mematangkan bengkak, sakit telinga,permen karet berkualitas tinggi. Daun untuk obat sphilis dan beri-beri. Kulit Untuk demam,memperkuat lambung dan isi perut,menambah nafsu makan,perut kembung dan linfa membengkak,panas dalam, malaria ,kencing manis,wasir,Penykit kulit,Splash cologne.

d. Kemuning ( Muraya panniculata )

Kemuning merupakan tumbuhan perdu atau pohon dengan tinggi 3-7 m kayunyaberwarna kuning muda yang lama kelamaanakan berwarna coklat. Penyebaran manado,minang,sunda,jawa,madura,bali,bima,buru. Daun untuk obat kumur, obat haid dan keputihan. Kulit untuk obat sesak nafas. Bunga untuk kosmetika tradisional.

e. Pasak Bumi ( Eurycoma longifolia )

Pohon pasak bumi tingginya 20m ,diameter 21cm akarnya berwarna kuning,licin, dengan satu akar tunggal yang panjang( akar lateral ) Penyebaran Indonesia dan asia tenggara. Seluruh bagian berguna untuk obat seperti meningkatkan libido seksual,malaria dan lain-lain.

f. Mengkudu ( Morinda cirifolia )

Buah mengkudu berisi,apabila masak buahnya berubah warna menjadi keputih-putihan. Bungan tumbuh pada batang yang bentuknya menyerupai ketupat. Mengkudu untuk pencegahan penyakit karena mengandung antibakteri dan antibiotik, antara lain untuk sakit punggung, beri-beri, tkanan darah tinggi,luka bakar,flu,batuk,depresi,diabetes ,diare,pencernaan,demam,hati,infeksi mulut, radang tenggorokan,sakit perut.

g.Mimba ( Azadirachta indica )

Tanamn bernilai tinggi dan bermanfaat untuk kepentingan industrimdan pertanian pada biji,batang dan daun digunakan untuk pestisida nabati, obat penyakit migrain, sakit kepala, kulit,kolesterol, gangguan ginjal, diabetes,mengurangi tekanan darah. Mimba juga untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan pengatur kehamilan.

h.Pala ( Myrisca fragrans )

Pala merupakan tanaman asli maluku, penyebaran hampir seluruh nusantara. Getah pohon untuk pewarna kain, kulit batang dan daun mengandung minyak atsiri, bungan pala untuk obat dicampu jamu, buah untuk mengurangi kedinginan, masuk angin,pencernaan, muntah-muntah, kejang perut. Disamping itu biji pala untuk parfum,sabun,minyak wangi, rematik, bengkak.

i.Jelutung ( Dyera costlanta )

Pohon jelutung tingginya mencapai 80m, diameter 30cm. Kulit batang berwarna abu-abu gelap atau hitam,licin. Kayu dapat dibentuk menjadi kerajinan dengan mudah. Sering digunakan untuk peti mati,pensil, plywood,mainan anak-anak. Jelutung dijadikan penghasil karet, bahan dasar permen karet dan untuk obat disentri.

j.Gaharu ( Agualaria,sp)

Pohon gaharu dapat tumbuh 40m tinggi dan diameter 60cm pada usia 20-45 tahun. Penyebaran Asia tenggara,China,India,Papua nugini. Dapat hidup dari dataran rendah sampai 700m dpl. Ciri khusunya bila dikupas tidak akan putus, warna kekuning-kuningan. Kegunaannya untuk dekorasi, Parfum, teh gahar, dupa keagamaan, sabun,lotion. Untuk obat aromatika, anti asma,anti microba, hepatitis. Kegunaan lainnya untuk anti nyamuk, anti ngengat, anti capai.

k.Api-api (Avicennia alba )

Pohon tingginya 26m dengan diameter 40. Kulit luar coklat tua,abu-abu atau hitam. Tempat tumbuh didaereah pertemuan sungai yang landai dengan lumpur dalam. Kegunaankayu gubal untuk vitalitas,memperlancar menstruasi

l.Bakau ( Rhizopora,sp)

Tinggi 35m dan diameter 55cm.Kulit luar abu-abu tua,kasar,retak dangkal membentuk persegi panjang. Tempat tumbuh ditanah berlempungdan berhumus beraerase baik. Kegunaan untuk kulit batang astrigen,anti diare,anti muntah,menhentikan pendarahan, antiseptik.

n.Sentang ( Azarichta excelsa )

Pohon ini mencapai tinggi 45-50m dan diameter 120cm. Tempat tumbuh 250-300m dpl dengan ciri-ciri berbanir, kulit batang abu kecoklatan,kuning keabu-abuan, permukaan batang mulus. Penyebaran asia tenggara.Kegunaan daun dan bijinya untuk insektisida nabati, bunga untuk sakit perut dan saluran pernafasan,Akar untuk mengurai dahak, kayu gubal untuk kandung lkemih dan empedu, kayu teras untuk sakit perut, Kulit akar untuk mengobati penyakit kulit, akar rambut untuk cacingan.

Dari berbagai sumber, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *