Mengenal Hasil Hutan Non Kayu dan Manfaatnya

1.Apa itu HHBK ?

Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) adalah hasil hutan hayati baik nabati maupun hewani beserta turunannya dan budidayanya kecuali kayu yang berasal dari hutan.

2.Pengelompokan HASIL HUTAN BUKAN KAYU

Hasil hutan bukan kayu digolongkan dalam beberapa kelompok :

a. Kelompok Hasil Hutan Bukan Kayu dari tumbuhan (Nabati)

  1. Kelompok resin
  2. Kelompok minyak atsiri
  3. Minyak lemak
  4. Pati ( Karbohidrat )
  5. Buah-buahan
  6. Tannin ( Zat Penyamak )
  7. Bahan berwarna
  8. Getah
  9. Tumbuhan obat
  10. Tanaman hias
  11. Rotan
  12. Bambu

b. Kelompok Hasil Hutan Bukan Kayu dari Hewan (Hewani)

  1. Kelompok hewan buruan

a. Kelas mamalia

28 jenis mamalia antara lain babi hutan, beruk,kijang,rusa, musang, kera ekor panjang

b. Kelas reptil

15 jenis antaranya buaya,bunglon, cicak, tokek dan berbagai jenis ula

c. Kelas amphibi

Berbagai jenis katak dan kodok

d. Kelas aves/burung

11 jenis burung diantaranya beo,nuri,betet,merak,kasuari,cenderawasih

2. Hewan hasil penangkaran

Jenis diantaranya arwana irian, kupu-kupu,buaya dan rusa

  1. Hewan hasil hewan

Diantaranya walet,kutulak, lebah dan ulat sutera

3.Beberapa Jenis Hhbk Unggulan Daerah Dan Manfaatnya

  1. Jernang (Daemonorops sp)

Jernang dihasilkan dari getah rotan jernang, merupakan suatu padatan yang mengkilap, bening atau kusam, rapuh, meleleh dan mudah terbakar bila dipanaskan dan mengeluarkan asap.

Jernang digunakan untuk bahan baku industri obat-obatan, kosmetik dan pewarna.

  1. Rotan (Calamus sp)

Rotan adalah tumbuhan yang tergolong Palmae. Rotan alami adalah rotan yang tumbuh secara alami baik dalam kawasan hutan maupun diluar kawasan hutan.

Manfaat rotan digunakan untuk berbagai keperluan, bahan kerajinan tangan, furniture, barang-barang seni, alat rumah tangga, bahan anyaman dan lain-lain.

  1. Damar (Dammar gum)

Damar adalah hasil sekresi getah dari pohon suku meranti-merantian (Shorea Sp), Damar ada beberapa jenis seperti damar mata kucing dan damar gelap. Getah damar merupakan resin triterpenoid.

Manfaatnya :

Damar digunakan dalam pembuatan korek api, bahan pembuat vernis, atau bahan pengkilap, industri farmasi.

  1. Aren (Arenga pinnata)

Tanaman Aren termasuk suku Aracaceae (pinang-pinangan), batang tidak berduri, tidak bercabang, tinggi mencapai 20 -25 meter, diameter pohon 65 cm, batangnya berbalut ijuk sehingga banyak ditumbuhi oleh tanaman pakis-pakisan.

Manfaatnya :

Aren sangat banyak (multiguna) dari bagian akar, batang daun dan buah. Bagian akar bisa menghasilkan serat untuk anyaman, tali pancing dan cambuk, batang aren dapat digunakan untuk membuat perkakas rumah tangga, ijuknya digunakan untuk pembuat tali, bahan atap rumah, pembuat sikat, lap kaki, dan sapu ijuk.

Bagian daun muda digunakan untuk pembungkus rokok, tulang daun untuk sapu lidi.

Buah aren dapat diolah sebagai makanan yaitu kolang-kaling, sebagai campuran es teler, kolak, dan manisan.

Tangkai bunga akan menghasilkan cairan berupa nira yang mengandung gula dan dapat diolah menjadi gula aren atau menjadi tuak dan jika difermentasi bisa menjadi cuka.

  1. Madu

Madu dihasilkan dari lebah hutan (Apis dorsata, dan Apis mellifera), lebah beraktifitas normal pada suhu 26oC, lokasi yang disukai tempat terbuka, jauh dari keramaian dan banyak tanaman berbunga.

Manfaatnya :

Madu sebagai produk utama berasal  dari nektar bunga penghasil royal jelly, pollen dan propolis, yang sangat bermanfaat untuk kesehatan, kosmetik dan farmasi.

Madu alam merupakan salah satu komoditi yang bernilai ekonomis tinggi dan dapat di gunakan secara langsung tanpa perlu olahan.

  1. Bambu (Bamboo sp)

Bambu termasuk kedalam famili Gramineae, tanaman yang bagian bukunya muncul cabang yang beruas-ruas dan tumbuh membentuk tegakan rumpun, berbatang tegak dan bagian ujung batang melengkung.

Manfaatnya :

Bambu dapat digunakan untuk berbagai macam kegunaan, untuk bahan bangunan, bahan baku kerajinan, perlengkapan rumah tangga, meubel, untuk alat instrumen musik, dan untuk bahan pulp paper (bubur kertas).

Bambu muda atau rebung dapat diolah menjadi sayuran yang lezat.

  1. Kemiri (Aleuritas moluccana)

Kemiri tumbuh dengan baik pada tanag kapur dan tanah yang berpasir, pada ketinggian 0 – 800 m dpl, dapat tumbuh pada lahan datar, bergelombang dan bertebing curam.

Manfaatnya :

Buah kemiri dapat digunakan untuk berbagai keperluan, untuk bumbu masak, bahan obat-obatan, kosmetik, industri cat serta pupuk. Biji Kemiri mengandung banyak lemak, protein, karbuhidrat, kalsium, fosfor, besi, vitamin B dan air dan bergizi. Selain itu kemiri juga mengandung bahan racun sianida, kulit biji dapat digunakan untuk bahan obat nyamuk bakar. Ampas dari pengolahan minyak dapat digunakan untuk pakan ternak.

  1. Sagu (Metroxylon spp)

Sagu merupakan penghasil karbohidrat yang cukup tinggi. Sagu dapat tumbuh baik pada ketinggian 0 – 400 m dpl, sangat baik tumbuh pada tanah yang dipengaruhi pasang surut.

Manfaatnya :

Sagu bermanfaat sebagai bahan makanan, pati sagu dapat diolah menjadi tepung sagu atau butiran sagu yang dapat diolah menjadi berbagai macam makanan kue basah dan kering. Bagian Daun dapat dijadikan sebagai atap rumah, dan pelepah nya dapat dijadikan bahan ayaman. Dimanfaatkan juga sebagai bahan baku industri perekat.

Dari berbagai sumber

Terima Kasih

Oleh : NURAINI, S.Hut, MP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *